
Slawi, 25 April 2025 – Suasana hangat terasa di Restoran Bakmi Jowo Semarang Pak Yanto cabang Randualas, Slawi, pada Jumat malam. Majelis Gereja Kristen Jawa (GKJ) Slawi berkumpul tidak sekedar menikmati sajian khas Jawa, tetapi juga merayakan syukur ulang tahun salah satu rekan pelayanan, Diaken Christiana Sri Ratwanati.
Dalam suasana yang santai, Dkn. Christiana mengungkapkan rasa syukur atas bertambahnya usia ke 52 tahun.
“Saya bersyukur bisa merayakan ulang tahun ini bersama Majelis GKJ Slawi yang selama ini melayani bersama. Ini bukan soal ulang tahun, tapi wujud syukur dan kebersamaan,” ungkapnya singkat.

Sementara itu, Pdt. Sugeng Prihadi, Pendeta GKJ Slawi, memberikan ucapan selamat secara langsung.
“Selamat ulang tahun untuk Bu Christiana. Tuhan memberkati selalu. Kami bersyukur ada tradisi di Majelis GKJ Slawi, siapa yang ber ulang tahun menjadi ungkapan syukur untuk berbagi. Caranyapun berbeda beda, ada yang memberi dalam bentuk roti, snack, atau seperti saat ini: makan bersama. Semuanya lahir dari kerelaan hati, bukan keharusan, supaya pelayanan bersama tetap dijalani dengan suasana sukacita,” ujarnya.
Tak hanya doa dan canda tawa, Majelis GKJ Slawi juga menikmati beragam menu khas Jawa yang menggugah selera. Berikut beberapa menu pilihan yang dipesan terlebih dahulu melalui WA

Masing-masing memesan menu favorit mereka, mencerminkan selera yang beragam. Pdt. Sugeng Prihadi memilih nasi goreng babad ditemani teh tawar panas, sementara Ibu Noviana menikmati hangatnya mie nyemek pedas dengan es teh tawar. Pak Priyo tak ketinggalan dengan pilihan nasi babad gongso dan teh tawar panas. Dkn Ratna memilih mie godog yang klasik, disandingkan dengan es teh manis. Dkn Timbang Sinaga tampak menikmati hidangan ayam bakar dengan minuman jeruk panas yang menyegarkan. Pnt. Trianto Budiatmoko memilih porsi mantap berupa nasi babad gongso sapi yang disandingkan dengan air mineral, sedangkan Dkn Dwi Woro Utami memilih versi pedas dari mie godog dan air putih hangat. Di sisi lain, Mas Bima menyantap nasi goreng ayam dengan es jeruk, sementara Dkn. Henny menikmati mie godog dan teh manis panas. Tak ketinggalan, Dkn. Yermi Arnani memesan mie nyemek dengan tingkat kepedasan ringan, dilengkapi dengan es teh. Kebersamaan terasa lengkap saat rasa dan tawa bertemu dalam satu meja.
Acara yang tidak sekedar momen kuliner, tetapi menjadi ruang berbagi cerita, mempererat hubungan antar pelayan, serta meneguhkan semangat pelayanan di tengah tantangan kehidupan (Red).